Posted in Cuap-cuap, Harsha's Story

Cerita Mudik : Kereta Ekspress Kalimaya

Lupakan sejenak postingan tentang dunia perdramaan..walopun lagi seru-serunya😀 . Mumpung lagi agak nyante..ceritanya mau sharing pengalaman mudik long weekend akhir Januari lalu. Ehm..!

Oleh karena libur panjang dan si Ayah juga lagi libur perkuliahan jadilah meluangkan waktu untuk mudik ke kota kelahiran saya, Cilegon Kota Baja. Biasanya sih kami naik bus dari Terminal Kampung Rambutan. Tapi naluri ngebolangnya lagi kumat jadilah cari alternatif moda transportasi dan dipilihlah kereta ekspress Kalimaya jurusan Tanah Abang – Merak. Sebenernya sih sudah tahu dari dulu klo dari Cilegon ke Tanah Abang bisa naik kereta tapi berhubung si Mamah ga ngebolehin jadinya gak berani coba. Jelas aja gak dibolehin karena keretanya adalah model kereta ekonomi yang isinya gak manusiawi..kadang ada kambing dan binatang unggas lain jadi penumpang kereta (menurut cerita Mamah). Nah, karena saat ini kelihatannya sudah ada peningkatan dari PT. KAI dan juga keretanya ekspres (ga berhenti di setiap stasiun) jadi yakinlah bahwa keretanya layak ditumpangi manusia. Okeh, tanggal keberangkatan sudah ditetapkan, 31 Januari 2014, dan selanjutnya adalah cari informasi keberangkatan dan booking tiket via web resmi PT. KAI. Murah meriah tiketnya, Rp. 30.000/orang. Enaknya lagi, bayarnya bisa via internet banking, ATM, atau CC. Masing-masing ada biaya administrasi tambahan. Begitu selesai booking, tinggal print bukti pembayaran dan tuker dengan tiket asli di loket Stasiun Tanah Abang. Siip..! Kami siyap berangkat dari Stasiun Tanah Abang pkl. 09.30 WIB. Yeaay..!!

Kamis malam, baru sempet packing baju. Berhubung short trip, gak usah bawa banyak baju..hasilnya, cuma bawa 1 tas besar isi baju Ayah + Harsha + Ibu, 1 tas ransel Ayah, dan 1 tas ransel Ibu isi perlengkapan Harsha. Berangkat dari Ciputat jam 06.30 pagi untuk ngejar commuter line jam 7 dari Stasiun Pondok Ranji. Niatnya kan naik CL jam 07.06 WIB dari Sta. Pondok Ranji, tapi karena kami datang sebelum jam 7 dan ternyata ada CL Tanah Abang jadwal pkl.06:55 sedang menuju Sta. Pondok Ranji jadilah kami lari-lari nyebrang peron *lapkeringet* . Sungguh pemandangan yang berbeda isi CL antara hari kerja dan hari libur. Aslik lowong banget itu gerbong, gegulingan juga bisa kali😀 . Kami ambil pintu tengah, karena nanti bakal naik ke arah loket di Sta. Tanah Abang. Meskipun lowong, tapi tetep aja ga dapet tempat duduk. Beruntung, ada bapak-bapak baik hati yang kasih tempat duduk di kursi prioritas (khusus untuk bumil, lansia, difabel, dan ibu dengan anak balita). Begitu sampai di Sta. Palmerah, gerbong tambah sepi aja..tapi kursi prioritas masih penuh, jadilah si Ayah duduk di kursi dekat pintu. Dan disinilah mulainya drama dalam gerbong CL. Karena duduk terpisah, pengen dong duduk bareng..jadilah Harsha ditawarin mau duduk bareng Ayah gak. Dia jawab gak. Ditanya lagi, tetep jawab gak. Eh, pas pindah beneran, Harsha nangis aja dong -_- .. ya udah deh balik ke kursi prioritas. Untunglah segera berhenti nangisnya.

Begitu sampai Sta. Tanah Abang, jam menunjukkan pukul 07.30 pagi dan kami langsung keluar menuju tangga ke arah loket. Ternyata…di sana ga ada gate out.. Haisshh…akhirnya turun ke peron 2 dan tanya sama petugas dan kami harus keluar stasiun dulu terus masuk lagi lewat pintu masuk. Yang boneng aje..zzz…kenapa si gak disedian satu gate out diatas ituh..jadi gak usah bolak balik kek gini?? Mana pagi itu hujan cukup deras..kudu nunggu lagi deh *sigh* Begitu reda, barulah jalan kaki ke arah pintu masuk Sta. Tanah Abang untuk menukarkan print out bukti bayar. Begitu lihat antriannya..onde mande..panjang beuuuut..! Ada untungnya juga kami berangkat pagi..untuk antri! Maklumlah, saat itu sedang long weekend.. Jadilah si Ayah yang ngantri, Ibu dan Harsha melipir ke pinggir. Setelah sekitar 1 jam ngantri, langsung menuju peron 6 dan keretanya sudah menunggu di sana.

Harsha Faina di Stasiun Tanah Abang

Antrian di Stasiun Tanah Abang

Kemudian, muncullah suatu kebingungan. Maklum yah, berhubung baru pertama kali naik KA Kalimaya ini..bingung dong kami harus naik gerbong berapa. Keterangan di tiket sangat tidak membantu. Waktu booking via inet juga gw buta arah dan main klik aja😀 . Begitu mau naik, ada ibu-ibu yang tanya, “gerbong berapa bu?” Gw bilang gak tahu, akhirnya diliatin lah itu tiket. Dia bilang, “Oh, sama satu gerbong sama saya. Yang ini gerbongnya.” Kata dia sambil nunjuk ke arah gerbong kereta yang mau kami naiki. Okelah, kami langsung masuk dan cari nomor kursi sesuai keterangan di tiket. Ternyata yah, gw dapet kursi paling ujung, dekat toilet, dan dekat mesin. Jadilah itu berisik banget kalo pintu antar gerbong dibuka plus agak risih juga. Plus lagi, tempat duduknya juga terpisah dengan si Ayah. Yah sudahlah..terima nasib. Gak berapa lama duduk, ternyata ada penumpang lain yang datang dan ngakunya kursi yang ditempatin si Ayah adalah kursinya. Pas ngecek tiket, ternyata gerbong kami adalah gerbong 1 dan yang sekarang kami naiki adalah gerbong 5! Mana udah mau berangkat itu kereta..Akhirnya dengan tergopoh-gopoh langsung keluar dan jalan cepat menuju gerbong satu yang letaknya paling ujung! Begitu sampe, langsung lah cari-cari tempat duduk sesuai tiket dan ternyata ga beda dengan gerbong sebelumnya. Gak lama, kereta pun berangkat.

Tampaknya ini kereta namanya doang kereta ekspress, tapi jalannya lebih lambat dari CL. Perasaan lama banget deh sampe Sta. Rangkas Bitung. Tapi lumayanlah pemandangan di luar kereta. Masih hijau-hijau seger gimana gitu. Harsha lumayan excited dengan perjalanan kali ini. Maklum, namanya juga perdana. Tapi gak lama kok dia makin kalem, ga ngoceh seperti waktu di Stasiun Tanah Abang. Ternyata badannya demam! Huhuhu..horor banget ga sih anak demam di dalam kereta dan perjalanan masih agak lama. Mana gak bawa persediaan kompress instan semacam Bye Bye Fever dan obat-obatan jugak! Acck..! Lumayan sutris deh waktu itu. Syukurlah anaknya masih bisa minum, jadi sering diminumin air putih. Gak lama si bocah tidur.

Pemandangan hijau sepanjang perjalanan

Sampe Harsha bangun, badannya masih demam cuma gak sepanas sebelumnya. Dan perjalanan masih belum sampe Stasiun Cilegon juga. Syukurlah anaknya ga rewel, jadi lumayan sedikit tenang. Perhatiannya juga teralih sama anak kecil yang duduk di depannya, sambil nawarin jajanan yang dibawa. Main-mainlah mereka sampe akhirnya si Anak dan Ibunya turun di Stasiun Serang. Alhamdulillah, perjalanan sebentar lagi usai. Tadinya mau nekat aja turun di Serang terus lanjut naik taksi sampe Cilegon. Tapi kemudian batal.. Akhirnya, sampai juga di Cilegon. Waktu menunjukkan pukul 12.30 WIB dan cuaca puanas *lapkeringet* Begitu sampai stasiun Cilegon, gw terheran-heran. Ini beneran Stasiun Cilegon? Kok begini yah? Perasaan stasiunnya bagus, lah ini kok kumuh (harap maklum ga sempet foto2). Pas liat menara Masjid Agung, baru deh ngeh kami memang sudah sampai Cilegon. Turun dari kereta, jalan sebentar ke arah jalan protokol terus mampir ke Indomaret untuk beli obat penurun panas dan Bye Bye Fever. Eh, si bocahnya malah minta mainan. Yasudlah kali ini diturutin. Selesai belanja, kami meneruskan perjalanan naik ojek.

Alhamdulillah..

Begitulah kira-kira perjalanan mudik kami kali ini..perjalanan mudik perdana naik kereta api! Kesannya? Lumayanlah sebagai salah satu alternatif moda transportasi yang anti macet. Ada beberapa tips perjalanan kali ini :

  • Pastikan tempat duduk yang dipilih adalah tempat yang nyaman, terutama bagi yang membawa anak kecil. Sebaiknya memilih kursi di deretan tengah, karena masih dalam jangkauan AC, tidak bising, dan tidak bau karena dekat toilet yang tersedia diujung gerbong.
  • Sebaiknya membawa obat-obatan si Anak in case emergency. Seperti kasus diatas, namanya anak sakit mendadak gak ada yang tahu. Kalau sudah prepare kita bisa meminimalisasi risiko
  • Enjoy every moment! ^^

–END–

Author:

A woman who loves everything about Korean culture, try her best to be a good mother & devoted wife.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s