Posted in Ideologi

Dibalik Politik Kesetaraan Gender (Catatan Awal Tahun)

Sekarang bahas yang serius yuks. Ada tulisan menarik dari insistnet.com tentang kesetaraan jender yang selama ini diperjuangkan kaum feminis. Artikel ini saya ambil dari website INSIST dengan judul yang sedikit saya modifikasi. Semoga membuka perspektif baru tentang kesetaraan jender. Selamat membaca!

Di Balik Politik Kesetaraan? (Catatan Awal Tahun)


Penulis: Henri Shalahuddin
Sejak perempuan melakukan tugas naturalnya yang harus hamil, melahirkan dan menyusui, pola hidup mengembara akhirnya harus terhenti. Lalu memaksa manusia belajar menetap dan “menguasai” alam sebagai tempat tinggalnya. Peradaban atau hadharah berakar kata dari hadhara yang berarti hadir, tidak ghaib, menetap, eksis dan tidak menghilang. Continue reading “Dibalik Politik Kesetaraan Gender (Catatan Awal Tahun)”
Advertisements
Posted in Ideologi

Amerika Serikat: Decline or not Decline?

Jika Negara Superpower Amerika Serikat runtuh, apakah umat Islam bisa serta-merta menggantikannya?

Oleh: Alwi Alatas* 

Wednesday, 16 December 2009 14:01

Kami tidak mengetahui mengapa tema tentang Amerika Serikat dan nasibnya ke depan sebagai pemimpin peradaban (bisa juga dibaca sebagai: polisi dunia) menjadi begitu menarik dibicarakan, khususnya dalam tiga bulan terakhir ini. Beberapa artikel yang dimuat dalam media-media ternama membahas tentang prospek kejatuhan dan keruntuhan Amerika Serikat sebagai sebuah superpower. Ada artikel yang menegasikan kemungkinan ini, tapi beberapa artikel lainnya memberikan afirmasi terhadap prospek keruntuhan Amerika Serikat. Sejarah tentunya tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga memahami masa lalu untuk ’membaca’ kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mengangkat tema ini pada kesempatan kali ini.

Kita mengetahui bahwa Amerika Serikat mulai tampil sebagai kekuatan yang dominan di dunia sejak awal abad kedua puluh. Kedudukannya semakin kokoh menggantikan posisi Inggris dan Eropa secara umum setelah pecahnya Perang Dunia Pertama. Namun pasca Perang Dunia Kedua, kedigdayaan Amerika Serikat mendapat tantangan serius dari kekuatan komunis dunia yang dipimpin oleh Uni Soviet. Kemudian, selama beberapa dekade dunia terbelah ke dalam dua blok besar: Kapitalis dan Komunis. Periode ini kita kenal sebagai masa Perang Dingin. Namun, komunisme di Soviet akhirnya runtuh satu dekade menjelang berakhirnya abad kedua puluh. Sejak itu, Amerika Serikat tampil sebagai satu-satunya superpower. Negara-negara kecil terpaksa menurut pada tekanan Amerika jika tidak ingin menerima nasib buruk seperti segelintir negara yang berani menantang.

Apakah ini merupakan the end of history seperti dikatakan Fukuyama? Continue reading “Amerika Serikat: Decline or not Decline?”